Tasik Gemas dan MBG Bersinergi, Pemkot Tasikmalaya Fokus Wujudkan Zero New Stunting

2026-09-01 00:00:00

Tasikmalaya - Selasa, 1 September 2026. Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat sinergi program Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah munculnya kasus stunting baru. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.BA saat meninjau Dapur MBG di Kecamatan Indihiang.

Wali Kota Tasikmalaya menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, agar berbagai program yang telah berjalan dapat saling menguatkan. Salah satunya melalui sinergi antara Dinas PPKBP3A, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), serta pengelola Dapur MBG.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan kelompok rentan, khususnya ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), memperoleh asupan gizi yang baik. Pemerintah Kota Tasikmalaya mendorong agar ibu hamil KEK yang belum mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dapat memperoleh dukungan melalui program MBG. Sasaran intervensi ini mencakup 200 ibu hamil KEK.

Wali Kota berharap sinergi ini terus diperkuat untuk mewujudkan zero new stunting atau tidak ada stunting baru di Kota Tasikmalaya. Intervensi yang diberikan juga perlu dipastikan benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh penerima manfaat.

Selain mendukung pemenuhan gizi, Dapur MBG Indihiang turut memberikan dampak bagi perekonomian lokal. Sekitar 75 persen bahan baku berasal dari wilayah Kota Tasikmalaya dan 47 tenaga kerja yang terlibat merupakan warga Kota Tasikmalaya, termasuk dari kelompok desil 1 dan 2. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung penurunan stunting sekaligus memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat.